Workshop Revitalisasi Makna dan Fungsi “Abit Godang dan Parompa Sadun” yang diadakan di Kota Padangsidimpuan bertujuan untuk menghidupkan Kembali Nilai Filosofis Abit Godang dan Parompa Sadun sebagai Warisan Budaya Masyarakat Batak Angkola. Kegiatan ini diselenggarakan di Kelurahan Silandit Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan. Ketua pelaksana Rajani Sapitri Hasibuan.
Adapun tujuan kegiatan ini adalah Meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap makna, fungsi, serta nilai filosofis yang terkandung dalam Abit Godang dan Parompa Sadun sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat Batak Angkola, sehingga dapat dilestarikan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda tentang sejarah dan makna simbolik Abit Godang dan Parompa Sadun dalam kehidupan masyarakat Batak Angkola.
Mengedukasi masyarakat mengenai fungsi Abit Godang dan Parompa Sadun dalam berbagai kegiatan adat dan kehidupan sosial.
Mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian budaya lokal di Kota Padangsidimpuan. Menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya sebagai identitas daerah.
Menguatkan nilai-nilai budaya, kearifan lokal, serta rasa kebanggaan terhadap budaya Batak Angkola di tengah perkembangan zaman.
Rajani sapitri mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kalangan muda sekarang, dengan adanya kegiatan ini para peserta dapat memahami kembali makna dan fungsi kebudayaan nya sendiri
Kemudian pemateri menjelaskan bagaimana tata cara pelaksanaan mangalehen parompa sadun makna yang tersimpan dan juga alat dan bahan yang harus dipersiapkan ketika melaksanakan kegiatan ataupun horja seperti ini
Kegiatan workshop ini berjalan dengan lancar, setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan acara diskusi dan praktek langsung hingga kegiatan selesai pada pukul 16:00 wib.
Foto Kegiatan :


