Beranda » Blog » Cara Mengembalikan Uang Salah Transfer ke Rekening Awal

Cara Mengembalikan Uang Salah Transfer ke Rekening Awal

Ada beberapa cara mengembalikan uang yang salah transfer di bank. Walaupun jarang terjadi, bukan tidak mungkin kamu mengalami kesalahan pengiriman uang, baik sesama bank yang sama, maupun beda bank. Salah transfer adalah kesalahan pengiriman dana yang bisa diakibatkan karena berbagai hal.

Kesalahan transfer bisa terjadi akibat salah memasukkan nomor rekening, kode bank, kode virtual account atau nomo hp ewallet. Jarang sekali terjadi karena kesalahan dari sistem bank-nya. Saat ini penggunaan sms banking, internet banking dan mobile banking yang bisa melakukan transfer menggunakan smartphone, menjadikan proses transfer semakin mudah.

Tentu saja hal ini membuat sobat sibakua sebagai nasabah, harus lebih berhati hati lagi dalam mengirimkan uang. Jangan sampai salah menginput nomor rekening ke orang lain yang tidak seharusnya menerima dana tersebut. Apalagi saat ini juga penggunaan Rekening Digital juga sedang menjadi trend.

Cara Mengatasi Salah Transfer Bank

Kalau misalnya kamu mengalami salah transfer, dan uang yang telah kamu kirim ternyata sudah sampai ke rekening yang tidak seharusnya, maka apa yang bisa kamu lakukan untuk mengembalikan uang tersebut kembali ke rekening bank mu? Berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan :

Jangan Panik

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah tenangkan diri Kamu terlebih dahulu dan jangan panik. Walaupun ini cukup sulit dilakukan (apalagi nominal salah transfernya cukup gede)

Tapi dengan tetap tenang, sobat sibakua bisa berpikir dengan lebih jernih, jadinya Kamu bisa mengambil keputusan serta bertindak dengan lebih baik dan juga tidak gegabah.

Membuat Surat Keterangan

Langkah selanjutnya, Kamu harus membuat surat keterangan mengenai kesalahan transfer ini. Surat keterangan yang kamu buat harus mencakup informasi seperti bank asal dan bank tujuan, perihal, data lengkap pemohon (nama lengkap, jenis kelamin, kewarganegaraan, alamat, kontak, nomor rekening, dan lainnya), pernyataan salah transfer dan informasi nominal, rekening salah transfer dan juga rekening penerima yang seharusnya.

Surat keterangan salah transfer yang resmi seperti ini, bisa kamu dapatkan langsung dari pihak kepolisian ya. Oleh karena itu, penting untuk langsung melapor ke kepolisian (jika kesalahan ada di pihak kamu, bukan sistem bank-nya).

Persiapkan Bukti Transfer

Sebelum mengajukan laporan ke pihak bank, mereka tentu saja akan meminta mutasi rekening atau bukti transfer atas laporan yang kamu sampaikan nanti. Oleh karena itu, kamu wajib mempersiapkan bukti transfer, baik berupa screenshot jika itu dari aplikasi, atau kertas struk dari mesin atm. Bukti tersebut juga biasanya akan diperkuat lewat e-mail pemberitahuan beserta nomor laporannya.

Buat Laporan ke Bank (Wajib)

Nah lanjut apabila terjadi salah transfer baik diakibatkan kesalahan kamu atau sistem bank, langsung segera melapor ke pihak bank di hari kerja.

Segera pergi ke kantor cabang bank terdekat. Sebenarnya kamu juga bisa melaporkannya via Call Center, tapi disarankan langsung saja mendatangi kantornya (karena nanti ujung ujungnya kamu juga diharuskan membawa dokumen terkait) dan kamu juga bisa secara langsung memberikan informasi yang lebih jelas.

Salah transfer beda bank

Bagaimana kalau rekening salah transfer tersebut ternyata berbeda bank dari apa yang kamu gunakan? Kamu juga harus membuat laporan ke bank tersebut. Pergi ke kantor cabang terdekat yang ada di tempat Kamu ya.

Berikut beberapa langkah untuk melaporkan salah transfer dengan datang langsung ke bank :

Langkah 1 :

Mendatangi kantor bank, dan pastikan sobat sibakua untuk membawa dokumen yang dipersyaratkan seperti KTP asli, buku tabungan asli, dan juga bukti transfer.

Bukti transfer ini bisa berupa struk ATM atau hasil gambar yang didaaptkan dari screenshot transaksi dari SMS Banking, Mobile Banking dan internet banking.

Untuk lebih lengkapnya, kamu juga harus membawa HP yang kamu gunakan pada saat transaksi tersebut. Nanti tinggal kasih lihat pada mutasi atau history transaksi nya.

Langkah 2 :

Mengambil antrian pada bagian customer service bank, atau kamu juga bisa minta bantuan dari satpam terlebih dahulu untuk mengambil nomor antrian, tunggulah hingga giliran Kamu dipanggil oleh CS

Langkah 3 :

Nah ketika sudah berhadapan dengan CS, kamu harus menjelaskan kronologis permasalahan yang Kamu alami. Nantinya pihak bank akan melakukan verifikasi dari dokumen yang kamu bawa.

Hal ini dilakukan setelah Kamu memberikan semua dokumen yang telah disebutkan sebelumnya. Selanjutnya Kamu hanya akan mengikuti instruksi yang disebutkan oleh customer service bank terkiat.

Jika customer service mengatakan akan mengurus kesalahan transfer ini, maka Kamu tinggal menunggu saja hingga konfirmasi dari pihak bank sudah tersedia

Proses pengembalian uang salah transfer ini memang tidaklah singkat. Biasanya pihak customer service bank, akan menelpon Kamu di kemudian hari untuk mengurus dana salah transfer ini.

Perlu diketahui, dalam hal ini pihak Bank hanya memposisikan dirinya sebagai mediator (apalagi kalau beda bank), yang nantinya kamu akan dihubungkan dengan si pemilik rekening salah transfer.

Proses Negosiasi

Saat Kamu sudah bisa menghubungi pihak penerima salah transfer tersebut, maka, proses pengembalian uang akan berlangsung relatif cepat dan tanpa kendala. Hal ini Jika si pemilik rekening memiliki iktikad baik dan bersedia mengembalikan uang tersebut.

Hal ini ditandai dengan kesediaan pihak tersebut untuk melengkapi berbagai berkas. Dan kalau sudah lengkap, maka uang pun akan segera dikembalikan.

Jika Pihak Penerima Tidak Mau Mengembalikan Uang?

Yang menjadi masalah adalah, ketika si pemilik rekening tidak mau mengembalikan uang hasil salah transfer tersebut. Hal ini dikarenakan faktor takut akan dituntunt mencuri, atau memang tidak punya iktikad baik untuk mengembalikan karena merasa uang tersebut sudah menjadi hak miliknya.

Disinilah pentingnya peran bank sebagai negosiator. Bank akan memberikan penjelasan tentang kondisi saldo dan salah transfer yang Kamu lakukan.

Dan kalau si penerima masih bersikukuh tidak ingin mengembalikan uang tersebut, maka kamu bisa menuntutnya dengan tuntutan pidana. Karena pihak tersebut sebenarnya sudah tahu bahwa dana itu adalah dana salah transfer dan bukan haknya.

Maka kamu bisa menuntut si pelaku dana salah transfer tersebut ke kepolisian. Ada dasar hukumnya, di Peraturan Pemerintah Republik Indonesia, Nomor 3, tahun 2011 Mengenai Transfer Dana.

Dalam Pasal 85 yang berbunyi, “Setiap orang yang dengan sengaja menguasai dan mengakui sebagai miliknya Dana hasil transfer yang diketahui atau patut diketahui bukan haknya dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).”

Kamu punya landasan hukum untuk menuntut nya. Karena berdasarkan bunyi pasal diatas, si penerima dana salah transfer bisa terancam pidana paling lama 5 tahun penjara dan denda paling banyak 5 miliar rupiah jika tidak memiliki iktikad baik untuk mengembalikan uang tersebut.

Baca juga : Cara Mengatasi Kartu ATM BCA Tertelan

Kesimpulan

Apa yang harus dilakukan jika Kamu salah transfer? Kamu bisa membuat laporan salah transfer dan mendatangi pihak bank dengan membawa berbagai bukti pendukung.

Untuk tips tambahan buat sobat sibakua, selalu cek kembal dengan benar, sebelum Kamu melakukan transaksi transfer uang, baik itu pakai mobile banking, internet banking dan sms banking agar tidak terjadi salah transfer.

Kalau semisalnya kamu yang menerima uang salah transfer seperti ini, maka begitu menyadari ada uang salah transfer, kamu wajib segera membuat laporan ke bank terkait dan mengembalikan uangnya tersebut secara utuh. Supaya terbebas dari jerat pidana. 

Terimakasih sudah berkunjung di blog ini, share atau bagikan artikel ini ke sosial media kalian, supaya teman teman yang lain juga bisa mengetahui jika mengalami hal yang sama. Bookmart juga halaman ini ya, sampai jumpa kembali!

Reza Harahap

Reza Harahap adalah owner SIBAKUA. Seorang Blogger, Youtuber dan Investor. Senang belajar bisnis keuangan. Website ini memberikan peluang usaha, ide bisnis, finansial, tutorial, pekerjaan dan contoh informasi yang berguna lainnya.

Share on: