Obida dan Resolusi Dua Ribu Delapan Belas yang Akan Kesampaian

Tahun 2018 memang sudah tersambut. Tapi ada beberapa catatan resolusi tahun lalu yang belum terealisasi dan itu membuat saya skeptis. Walaupun resolusi 2018 saya tidak semenarik Resolusi 24 mega piksel kamera smartphone high-end, tapi ya sudah, resolusi tetaplah resolusi. Resolusi memang harus ditampakkan. Sekalipun itu biasa dimata orang.

Sebelum memaparkan resolusi saya yang tersampaikan berkat Obida, kita defenisi dulu arti resolusi di kamus besar bahasa Indonesia. Bisa dikatakan bahwa resolusi merupakan suatu putusan dan kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal. Nah, apakah kita harus rapat dahulu untuk mengemukakan resolusi saya ini? Tentu saja tidak.

Kembali kepada produk Obat Batuk Ibu dan Anak atau biasa disingkat Obida (King To Nin Jiom Pei Pa Koa), adalah produk herbal yang membantu saya memerangi batuk membandel disaat presentasi sidang akhir skripsi saya tahun lalu.

Perjumpaan itu bukan tanpa disengaja. Saya mendapatkan obat herbal ampuh ini dari rekomendasi Ibu dosen pembimbing yang kebetulan mendapati masalah batuk membandel saya. Kebetulan beliau sudah memakai produk khas Tiongkok dan Hongkong ini sejak anak beliau sakit batuk parah ketika menempuh pasca sarjananya. Saat itu berdasarkan penuturannya, Obida menjadi penyelamat beliau dikala sang anak sampai mengalami sesak pernafasan akibat dahak yang menempel pada hidung.

Beliau memaparkan bahwa bahan-bahan alami dan herbal sebagai komposisi utama Obida. Terus terang saya juga lebih menyukai obat batuk berbentuk sirup terlebih karena ramuan ini sudah berasal dari resep berusia 100 tahun. So, sudah terbukti ampuh kan?

Obisida berperan dalam target pencapaian saya di tahun ini. Kenapa bisa? Seperti biasa, saya tengah mempersiapkan presentasi saya di tengah sidang skripsi yang tengah mengalami batuk berdahak. Dan pada saat itu sangat menganggu sekali. Setelah meminum satu sendok sirup orisinial Nin Jiom Pei Pa Koa, tenggorokan saya akhirnya lega. Dan tetiba gatal di seluruh pita suara lenyap seketika. Akhirnya saya pede menyampaikan bahan skripsi saya di depan para penguji.

Pasca sidang, tidak hanya berefek singkat terhadap berkurangnya batuk saya, tetapi juga sangat berkhasiat terhadap kesehatan paru-paru dan melegakan perut serta mempermuda lapisan kulit saya yang mulai mengeriput memikirkan skripsi.

So, pada akhirnya saya lulus. Mendapatkan ijazah dan mulai bergerilya mencari pekerjaan yang bisa dibilang cukup sulit untuk disiplin pendidikan saya yang seharusnya mengarah ke perkebunan. Tetapi saya bersikukuh untuk mencoba menapaki dunia pekerjaan di perkotaan. Sembari mencari pengalaman yang cukup.

OBIDA Is The Best Of Obat Batuk Herbal Sirup

Karena sudah terbukti dari testimoni saya diatas, Obida tidak ada duanya. Mungkin banyak merek obat batuk di pasaran, tetapi belum terbukti keampuhannya menangani batuk. Ibarat dunia percaturan, Obida adalah grandmaster tersohor dalam penaklukan batuk berdahak sekalipun itu membandel. Kalau sudah ada bukti, kenapa mesti ragu dengan eksistensi obat ini?

OBIDA Membuka Peluang Saya diterima di Perusahaan Pembuatan Website

Lagi, Obida berperan ketika proses wawancara saya di perusahan pembuatan website di pekanbaru. Semenjak saya wisuda hingga pencarian kerja, saya tidak lagi mengalami yang namanya batuk. Namun kali itu ketika pertama ditelepon untuk mengikuti interview saya hampir lupa meminum Obida untuk sekedar menyehatkan tenggorokan.

Dan untung saja, didekat kantor terdapat apotik. Karena Obida sudah ada dimana-mana, saya juga tidak mengalami kesulitan yang berarti dalam membeli obat sirup satu ini. Begitu saya meminum sesendok, akhirnya gatal yang menjadi bibit awal suara serak saya seketika menghilang. Yang pada akhirnya membawa saya sukses diterima di perusahaan pembuatan website hingga saat ini.

2018 : Saya dan OBIDA akan Sukses dengan Ketekunan

Jelas ketekunan akan membawa hasil besar di tahun 2018 ini. Obida dengan konsistensinya mempertahankan brand herbalnya ditengah gempuran obat modren, sangat diacungi jempol. Karena memang herbal sudah menjadi expert-nya Obida. Kemudian berekspansi keseluruh dunia dengan keampuhan khasiatnya.

Begitu juga saya. Di tahun ini akan berjuang mempertahankan semangat di perusahaan untuk tetap berkarya memberikan yang terbaik. Mempersiapkan diri untuk menyongsong bahtera rumah tangga kelak dan memenangkan lomba blog Obida kali ini. Mungkin resolusi tahun 2018 yang pertama kali kesampaian haruslah “Memenangkan Lomba Blog Obisida”. Sedikit egois memang, tapi saya yakin semua peserta juga menginginkan hal yang sama. Jadi tunggu saja juri bekerja sesuai hukum alam 🙂

Pada akhirnya, resolusi utama saya adalah menjadi lebih baik lagi. Walaupun terkesan klise dan kurang inovatif, itu menjadi harapan semua orang tentunya. Menjadi pribadi yang lebih baik tanpa sering mengalami batuk dan flu yang menyiksa. Karena sudah dipastikan bahwa Obida melindungi kita dari serangan berbahaya virus influenza yang sewaktu-waktu bisa menyerang.

Artikel review dan share pengalaman ini diikutsertakan kedalam #MySweet2018 OBIDA Blog Competition dengan berbagai hadiah menarik bagi 5 pemenangnya. Ayo ikutsertakan blog-mu juga dan gapai resolusimu di tahun 2018 ini!

Comments 2

adminsibakua

Januari 16, 2018

Silahkan berkomentar dengan baik dan sopan 😀

Amir

Februari 1, 2018

Saya juga punya Obida di rumah, buat antisipasi kalau batuk datang. Btw sukses ya lombanya