pemberdayaan pelapak ukm

5 Ide Penguatan untuk Pelapak UKM agar Lebih Berdaya

Diposting pada

Berbisnis yang keren memang ada di era milenial saat ini. Apa saja ada, mulai sebatas menekuni hobi dengan omset minim hingga level profesional dengan omset kakap. Dan salah satu yang menggerakkan perekonomian nasional ada pada industri usaha kecil menengah dengan segala produk turunannya. Terbukti ketika krisis moneter menimpa Indonesia, industri UKM dan sektor riil masih bertahan bahkan menjadi salah satu penopang perekonomian pada saat itu.

 Selalu concern dengan pemberdayaan yang dinilai bisa merangsang pelapak untuk mandiri dalam meningkatkan omset penjualan. Dan kali ini saya akan mencoba menawakan beberapa ide dasar mengenai potensi pelapak newbie dalam menekuni usaha kecil menengah ini. Kenapa justru newbie? Karena mereka adalah spesies yang terbilang polos dan masih belum mencicipi asam garam kegiatan wirausaha, namun sekali mereka fokus maka seringkali lebih gemilang dari para praktisi bisnis itu sendiri.

Pelapak milenial, seperti zaman ini cukup menggilai hal-hal yang berbau teknologi. Kita pasti sudah mendengar kisah Achmad Zaky (duilee mumpung yang endorse-in perusahaannya) yang sukses mengantarkan BukaLapak sebagai e-commerce terbaik se-nasional. Saya yakin doi yang pernah berstatus mahasiswa pada saat itu meyakini apa yang ditanam saat ini itulah yang dituai, maka apabila pemula ini diberdayakan bukan tidak mungkin akan menghasilkan “Achmad Zaky” lain yang tidak kalah kerennya.

Lalu sudah seberapa intens BukaLapak memberdayakan pelaku UKM? Well, sepertinya itu adalah pertanyaan menguji yang nyata-nyata sudah kamu tahu jawabannya. Sebut saja program Badai Uang Bukalapak yang didedikasikan terhadap pendanaan UKM para pelapak juga pelatihan Go Online UKM yang banyak diadakan di seantero kota seluruh Indonesia. Belum lagi promo spesial HUT RI BukaLapak kemarin yang berhasil bikin kamu ngiler. Semua itu adalah bentuk dukungan BL terhadap kemajuan bisnis mikro nasional.

Terlepas dari itu, saya kira BukaLapak juga bisa berkolaborasi dengan para mahasiswa dalam mengembangkan program pemberdayaan UKM seperti yang sudah saya jabarkan beberapa idenya dibawah ini (semoga saja sang CEO bisa mempertimbangkannya) :

Penyediaan Fasilitas Virtual Office Bagi Pelapak

VO memang kerap kali di streotipe-kan dengan para pelaku startup bersama segudang teknologinya. Namun bagi pelaku UKM juga sebenarnya membutuhkan adanya fasilitas ruangan kerja profesional yang ditangani langsung oleh penyedia jasa khusus VO, namun dengan harga yang relatif terjangkau tentunya.

Mungkin kedepannya BukaLapak bisa menyediakan fasilitas VO di kota besar sebagai sarana pemajuan UKM yang bergerak dibidang jasa atau bisa juga bekerjasama dengan perusahaan VO untuk untum memfasilitasi para pelapak. Pelaku UKM ini bisa mendapatkan tempat strategis di tengah kota dengan beragam fasilitas dan manajemen yang mumpuni. Ini hanya sebatas ide bin  saran.

BukaLapak Goes to Campus

Kampus adalah sarangnya orang-orang berilmu yang kreatif. Mahasiswa milenial tentunya tahu tren bisnis kedepannya yang mengandalkan teknologi informasi. Tidak jarang beberapa kampus mengadakan mata kuliah dan seminar kewirausahaan dengan mengundang berbagai praktisi e-commerce atau internet marketing.

Walaupun sudah banyak mengadakan seminar enterpreneurship wara-wiri ke berbagai pelosok negeri, saya turut menyarankan BukaLapak juga mengadakan seminar bin kepelatihan enterpreneur yang lebih intens untuk mahasiswa yang saat ini menjadi aset bangsa untuk menghadapi tantangan kemajuan zaman.

Pelatihan Manajemen Produk Viral

Bagi pelapak legend, mungkin fokus terhadap satu atau dua komoditas produk adalah suatu keniscayaan. Karena ini juga menjadi salah satu aspek penilaian profesionalitas penjual dimata konsumen.

Akan tetapi tidak ada salahnya menekuni juga produk yang sedang viral untuk mem-boost omset penjualan. Maka dari itu mungkin BukaLapak bisa mengadakan pelatihan kepada para pelapak mengenai manajemen penjualan produk viral ini, seperti juga cara memprediksi produk mana saja yang akan viral dimasa depan.

Pengadaan Database Bisnis untuk Kemitraan Sesama Pelapak

Pernah tidak kepikiran antar pelapak bisa saling terjalin silaturahim yang erat berkat adanya Komunitas BukaLapak? Mungkin ke depannya BL juga harus meningkatkan kualitas interaksi antar pelapak bukan hanya sebatas diskusi forum, tetapi juga adanya fitur database profil bisnis, kontak, alamat dan kategori produk dari pelapak agar nantinya pelapak baru bisa melihat dan menggunakan database tersebut untuk mencari mitra bisnis demi mengembangkan produk mereka. Penguatan jaringan pasar domestik untuk produk UKM melalui anggota koperasi bisa digantikan dengan adanya database pelapak ini.

Pengembangan Sistem Crowdfunding untuk Pendanaan UKM

Penguatan infrastruktur pembiayaan bagi pelapak newbie memang menjadi salah satu upaya klasik dalam pemberdayaan pelaku UKM. Alternatif seperti sistem bagi hasil dana bergulir, sistem tanggung renteng atau jaminan dari tokoh masyarakat setempat sebagai pengganti agunan memang bisa menjadi solusi parsial yang dirasa cukup efektif.

Namun untuk jangka panjang diperlukan perluasan sumber pembiayaan, khususnya kredit investasi dan penyediaan pembiayaan melalui lembaga modal ventura dan lembaga non bank lainnya, terutama yang mendukung sektor UKM.

Walaupun saat ini BukaLapak juga memiliki produk finansial berupa BukaModal untuk memberikan suntikan dana kepada pelapak, tidak ada salahnya melirik penambahan fitur sistem pembiayaan berbasis crowdfunding untuk memfasilitasi investor dengan pelapak melalui kerjasama yang legal beserta jaminan dan fasilitas bantuan teknis lainnya agar pelapak bisa mengembangkan bisnis mereka.

Demikianlah beberapa ide pemberdayaan pelapak UKM yang terbesit dipikiran saya. Walaupun hal tersebut mungkin tidak akan sepenuhnya terwujud namun paling tidak sudah bisa meramaikan bejibun ide dipikirannya mas Zaky. Ini juga demi tumbuh kembangnya ekonomi mikro nasional.

Artikel yang dibuat sepenuh hati ini adalah wujud partisipasi saya terhadap lomba blog yang diadakan oleh BukaLapak dengan total hadiah 61 juta! Tergiur? Kuy ikutan lombanya disini. Dan semoga saja artikel ini bisa bermanfaat buat kamu yang membaca juga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.